Diduga Pencabulan Siswa SLB Oleh Kepala Sekolah Di Bener Meriah

IMG_2693

TOSKOMI.COM || REDELONG (7/4) Oknum Kepala Sekolah Luar Biasa (LSB) Pembina Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah berinisial WK (40) d Hb Hbitangkap anggota Polres Bener Meriah pada Selasa 4 April 2017 karena diduga telah mencabuli muridnya.

Kapolres Bener Meriah AKBP Deden Soemantri S. I. K melalui Kasat Reskrimnya AKP Suparwanto, SH kepada beberapa awak media Jum’at (7/4/2017) membenarkan telah menangkap dan menahan oknum Kepala Sekolah SLB Pembina Pante Raya.

” Benar kami telah menangkap WK dirumah sekolah SLB tersebut pada hari Selasa kemarin, karena sebelumnya kami telah memanggil beliau atas laporan keluarga korban kepada kami terkait perbuatan tersangka, namun tersangka tidak memenuhi panggilan untuk kami periksa sebagai saksi ” Ujar AKP Suparwanto.

Dia menambahkan, karena dia tidak memenuhi panggilan yang kita layangan sampai dua kali terpaksa kita jemput dan kita tahan.

Kronoligis kejadian yang disampaikan pihak korban mengatakan, bahwa korban telah dicabuli sampai tiga kali, dimana pada awalnya tersangka mencabuli korban yang mengindap Tuna Grahita dirumah tersangka. Pada saat itu tersangka mengajak korban ke kerumah untuk merangkai bunga, kemudian disitulah aksi bejat tersangka menyodomi korban. Papar AKP Suparwanto.

Lebih lanjut Suparwanto menuturkan, tersangka mencabuli korban dirumahnya dua kali, dan sekali dilakukan disalah satu ruang sekolah SLB tersebut, keluarga korban melaporkan tersangka telah tiga kali mencabuli cucunya itu. Terang Kasat Reskerim Polres Bener Meriah.

Sejauh ini, lanjut Kasat Reskrim, tersangka belum mengakui perbuatannya, namun hasil visum positif tindakan asusila telah dialami korban. Dan bila tersangka terbukti telah melakukan tindakan asusila tersebut akan diancam dengan Pasal 81 dan 82 Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman 5 sampai 15 tahun penjara.

Sementara itu pasca ditahanya WK, Siti Jeriah. Spd dilantik sebagai Penjabat Kepala Sekolah SLB Pembina Pante Raya oleh Pihak Provinsi pada tanggal 6 April 2017.

Siti Jeriah pada Kabargayo mengatakan, saya ditunjuk pihak Provinsi Aceh sebagai Pj Kepala Sekolah disini kemarin. Karena Kepala sekolah sebelumnya telah ditahan polisi terkait kasus dugaan tindakan asusila terhadap murid disini. Kata Siti Jeriah.
(Sumber Kabargayo.com).

Komentar

Loading...