Korban Kebakaran Anggap BPBD Aceh Tengah Gagal

instagrid_20174519353967

TOSKOMI.COM|| Takengon (6/3). Quadi Azam, salah satu keluarga korban kebakaran yang terjadi di Kebayakan kecewa dengan pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah.

Menurut Quadi, pemerintah daerah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah gagal dalam mencegah terjadinya bencana.

Sebagaimana diketahui, kebakaran pernah terjadi persis didepan kebakan yang terjadi Rabu (5/4/2017).

"BPBD abai dengan indikasi tidak berhasil memetakan wilayah rawan kebakaran" ujar Quadi.

Quadi juga menyesalkan kebakaran yang terjadi di lokasi (locus delicty) yang sama menandakan BPBD "Gagap" bencana.

Hal lain yang disoroti Quadi BPBD gagal dalam meng-edukasi masyarat. Terbukti banyaknya masyarakat yang hanya menonton dan menggangu lajunya mobil pemadam kebakaran menandakan tidak berjalanya proses edukasi BPBD selama ini.

Lebih lanjut menurut Quadi, Jarak antara Pemadam Kebakaran dan rumahnya tidak terlalu jauh dan dapat diakses dengan waktu yang relatif singkat, namun dampak dari kebakaran tersebut meluas begitu cepat mencapai 7 unit rumah padahal rumahnya berada persis di samping jalan raya.

"Bayangkan kalau terjadi di lorong kecik, bisa jadi satu kampung hagus terbakar".

Quadi berharap kedepan pemerintah melalui BPBD Aceh Tengah mulai memetakan daerah rawan kebakaran sehingga dampak bencana kebakaran bisa diminimalisir. Pemerintah juga harus mengedukasi masyarakat untuk tanggap bencana.(Z80)

Komentar

Loading...