terkait Penistaan Suku Gayo

Satu Jam Rapat Membahas Siapa yang Ideal Melapor

IMG-20170405-WA0005

TOSKOMI.COM|| Takengon (5/4). Rapat yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah di Ruang Bupati Aceh Tengah dengan unsur Forkopimda Plus yang juga dihadiri oleh beberapa Ormas yang melapor serta Aktifis Gayo Merdeka  berlangsung lambat.

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Aceh Tengah, Ir Nasaruddin MM selama satu jam membahas tentang siapa yang ideal melaporkan dugaan penistaan Suku Gayo ke Polres Aceh Tengah.

“siapa yang ideal melaporkan karena hal ini menyangkut hukum pidana” ujar Pak Nas.  Beberapa LSM yang hadir dalam pertemuan tersebut menyarankan agar MANGO (Majelis Adat Gayo) yang melaporkan hal ini. “pada perinsipnya kami tidak mempersoalkan siapa yang melapor. Namun substasi laporan tersebut harus mengacu apa yang kami tuntut” Ujar Zikri Perwakilan Aktivis Gayo Merdeka.

Mango Juga sempat menolak menjadi pelapor dalam masalah ini. LSM Sejati menyarankan DPRK Aceh Tengah menjadi pelapor karena Mango tidak bersedia, Namun DPRK Aceh Tengah juga “buang badan” menjadi pelapor.

“Apa yang disampaikan oleh Gayo Merdeka lewat aksi mereka sebenarnya bisa menjadi laporan dan DPRK Akan Menyampaikan Rekomendasi untuk itu” Ujar Edi Kurnia selaku Anggota komisi D DPRK Aceh Tengah.

Edi Khwatir apabila DPRK Aceh Tengah yang menjadi pelapor, masyarakat suku lainya akan melihat lembaganya hanya milik satu suku tertentu ditengah pluralisme Aceh tengah.

Kemudian Pak Nas mencoba meyakinkan Mango menjadi pelapor dan berjanji memberikan fasilitas Bantuan Hukum apabila diperlukan. Mango akhirnya legowo mengambil peran sebagai pelapor dalam kasus Penistaan terhadap Suku Gayo yang dilakukan oleh Akun M Haikal. (Z80)

baca juga: Ada Yang Menghina Suku Gayo Dengan Cacian

 

Komentar

Loading...