Terkait Dengan Kasus Kekerasan Sekseual Terhadap Anak (AM)

Wakapolres Bantah Korbanya Menyandang Disabilitas

Wakapolres Aceh Tengah

 

TOSKOMI.COM|| Takengon (31/3). Wakapolres Aceh Tengah, Kompol Warosidi SH MH membantah kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh AM korbanya menyandang status disabilitas.

Peryataan tersebut disampaikan oleh Warosidi usai konferensi pers kasus pencurian, Jum'at (31/3). Didampingi kasat reskrim AKBP Boby Putra Ramadan Sebayang S.IK, Warosidi menyampaikan Kasus yang sedang ditangani pihaknya tidak mengandung unsur disabilitas.

Masih menurut Warosidi kasus yang pihaknya tangani sedang dalam tahap penyidikan. "saat ini pihaknya sedang memeriksa  keterangan saksi dan korban. Kalau sudah lengkap akan kami limpahkan ke Jaksa." ujar Warosidi.

Namun tidak ada penjelasan Pasal apa yabg disangkakan menjerat AM.

Kasus tersebut bemula ketika warga Kebayakan yang melaporkan AM dan Anak tirinya ke Satpol PP/WH dengan dugaan pelanggaran Syari'at Islam (Khalwat/mesum).

Baca Juga:

 

Setelah ditelusuri oleh Satpol PP/WH rupanya kasus tersebut mengandung unsur kekerasan seksual terhadap anak sehingga harus dilimpahkan ke Polres Aceh Tengah. (Z.80)

 

Komentar

Loading...