Calo Lapak Pacuan Kuda Menjamur, Nasaruddin Dipertanyakan…?

received_1731828916830924

TOSKOMI.COM || Aceh Tengah (18/3) Pagasing 18/03.Pedagang yang berjualan dilapangan pacuan kuda belang Bebangka keluhkan harga sewa lapak yang mahal.

Pacuan kuda merupakan salah satu kegiatan yang menjadi rutinitas yang harus ada setiap tahunya terutama dalam rangka memperingati 440 tahun HUT kota Takengon terutama bagi mereka pedagang yang ikut andil dalam memeriahkan pesta tersebut.

Sayangnya harga sewa lapak ini menjadi polemik dan masalah bagi pedagang kecil dikarenakan harga sewa lapak yang terlalu mahal.

Kami harus mengeluarkan uang sebesar Rp 800.000 - 1000.000 lebih hanya untuk mendapatkan lapak yang ukuranya 3x4 m pungkas ibu Aini warga desa uning iken (pedagang).

Mahalnya harga sewa lapak tersebut dikarenakan banyaknya calo yang bekerja sebagai penyewa lapak kepada pedagang padahal harga normal yang diberikan panitia hanya sebesar Rp 500.000.

Kita berharap kepada Pemda melalui dinas prawisata dan kebudayaan memperhatikan menejmen tentang pembagian dan harga lapak terutama saat momen-moment besar pada acara HUT kute tekengon ini tutupnya.(M24)

Komentar

Loading...