Kursi Panas Pimpinan DPRK Aceh Tengah

ilustrasi-kursi-jabatan_20151101_150735

TOSKOMI.COM|| Takengon (16/3). Pasca Pilkada lalu, ada beberapa kursi yang kosong akibat maju sebagai kandidat calon Bupati dan calon Wakil Bupati.

Kursi tersebut antara lain: Ketua yang dulunya dipimpin oleh Muchsin Hasan (Golkar), Wakil Ketua 2 yang sebelumnya diisi Anda Suhada (Nasdem) dan Zulfikar AB (Grindra) sebagai anggota.

Kubu partai Beringin lewat SK DPP (DPW) Partai Golkar No. B-811/GOLKAR/X/2016 tanggal 25 November 2016 tentang PAW Pimpinan DPRK Aceh Tengah mentitahkan Ansarudin Syafrudin Naldin calon PAW Muchsin Hasan. Namun surat tersebut seperti nyangkut entah kemana sehingga proses tersebut terhambat sampai saat ini.

Melihat dari komposisi Komisi juga tidak terlihat nama Naldin sehingga menambah keyakinan publik Naldin tidak dalam jalan tol.

Hamdan juga diprediksi akan menggatikan Anda Suhada di posisi wakil 2. Nama Hamdan tidak terlihat di deretan nama Komisi dan Banleg. Namun hingga saat ini "surat sakti" Hamdan belum muncul ke-publik.

Beda lagi dengan Grindra yang sampai saat ini belum mengisi kekosongan Zulfikar AB. Ir.H Masri digadang sebagai anggota PAW sampai detik ini belum bisa merasakan empuknya kursi dewan tersebut. Padahal, Abu Bakar (Golkar) dan Joharsyah (Nasdem) sudah bisa "goyang-goyang kaki" saat ini.

Tentunya masyarakat menanti kepastian "kuli-kuli" mereka di parlemen lengkap agar menjadi kekuatan penyeimbang (chack and balances) dari lembaga eksekutif.

Samsuddin selaku ketua Komisi A menjelaskan kepada Toskomi membenarkan hal tersebut. "Naldin telah memperoleh mandat dari Gokkar, sedangkan Nasdem belum merekomendasikan siapapun" tandasnya.

Secara terpisah Edi Kurnia menjelaskan bahwa Ir.H Masri masih menunggu SK dari DPP yang sampai saat ini belum tiba "kabarnya SK tersebut sudah di DPD namun kita juga belum bisa memastikan". Ujar pria yang akrap disapa Nia ini.(Z80)

Komentar

Loading...