Bule Jerman Ini Sebut Kota Takengon “Terlantar”

IMG-20170314-WA0005

TOSKOMI.COM|| Takengon (15/3). Albert merupakan warga negara Jerman yang beberapa minggu ini telah melancong ke berbagai wilayah di Aceh.

Perjalan Albert juga sampai ke Kota Takengon yang merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Tengah. Saat melancong ke Takengon, Albert bertemu dengan Ady Ariga dan mereka saling berinteraksi sebagaimana komunikasi antara bule dengan pribumi.

Albert menjelaskan Takengon merupakan kota yang sangat luar biasa namun tidak dikelola dengan benar "saya keliling dari Danau Lut Tawar, saya kagum karena diatas gunung ada danau" ungkap Albert yang telah diterjemahkan oleh Ady.

"Namun saya merasa kota ini terlantar sepertinya baru dihuni 15 tahun yang lalu" Tambahnya.

Tanggapan wisatawan manca negara seperti menampar ketidak fokusan Pemkab Aceh Tengah mempoles kota tersebut menjadi magnet wisatawan domestik dan mancanegara.

Terlepas dari hal tersebut, nomenklatur Dinas Pariwisata masih di gabungkan dengan Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga. Sehingga mustahil Sebuah SKPK bisa dikelola dengan 4 sub bidang yang sangat multiproblem ini.

Ditambah sejak 12 Tahun terakhir tidak Pemkab tidak pernah berhasil membuat ivent spektakuler yang mampu menghadirkan ribuan wisatawan mancanegara padahal sektor pariwisata memiliki potensi besar menyerap devisa.

Komentar

Loading...