Beragam Tanggapan Terkait Anksi Mogok Dokter, Perawat dan Pegawai Rumah Sakit Muyang Kute

instagrid_201734225319123

TOSKOMI.COM || Redelong (4/3) Aksi mogok yang dilakukan oleh para bidan, perawat dan staf RSUD Muyang Kute pada Jum'at (3/3/2017) berpotensi berimbas kepada terganggunya proses mahasiswa/I STIKes yang sedang melaksanakan Praktek Belajar Klinik selama 1 bulan di RSUD tersebut.

Hal ini disampaikan Erik Aulia salah satu Anggota BEM STIKes Payung Negeri erik yang mengikuti Praktek Belajar di Rumah Sakit tersebut.

"Masalah mogok ini membuat praktek kami terbengkalai, kami sangat kecewa". Keluhnya.
Erik berharap bahwa aksi yang dilakukan para staf tersebut tidak mengganggu kegiatan praktek yang sedang mereka jalani selama di RSUD Muyang Kute.

" Semoga aksi yang dilakukan para staf yang mogok tidak mengganggu kegiatan praktek yang kami laksanakan, dan kami berharap tidak ada kendala dalam melaksanakan praktek selama sebulan" kata Erik.

Sebelumnya, Mahasiswa/I STIKes Payung Negeri melaksanakan Praktek Belajar Klinik guna memenuhi kompetensi Mata Kuliah Keperawatan yang telah dimulai sejak tanggal 20 Februari - 20 Maret 2017.

Pada saat ini Rumah Sakit Muyang Kute telah dibuka dan menerima kembali pelayanan terhadap masyarakat, dan bidan, perawat yang mendapat shift tugas malam tetap bekerja walaupun suasana belum kondusif.

Begitu pula dengan halnya Mahasiswa yang melaksanakan praktek tetap melanjutkan prakteknya.

" Alhamdulillah, RSUD Muyang Kute telah di buka kembali kami berharap, tidak ada lagi kendala dalam pelaksanaan praktek yang kami jalani dan pasien tetap di layani di Rumah sakit ini" ungkap erik. (A90)

Komentar

Loading...