GMNI Kecam Pemda BM Terkait Penelantaran Pasien RSU

instagrid_201733155058134

TOSKOMI.COM || Bener Meriah (3/3) Adanya informasi beredar di kalangan masyarakat terkait petugas medis RSU Muyang kute Bener Meriah melakukan aksi mogok kerja.

GMNI Bener Meriah angkat bicara pasalnya kejadian ini tidak hanya terjadi hari ini sebelumnya dokter di RSU Muyang kute juga pernah melakukan mogok masal pada 26/9/2016 lalu.

hari ini terjadi lagi mogok masal yang dilakukan oleh petugas medis RSU Muyang kute dikarenakan hal yang sama belum dibayarnya gaji honorer, uang BPJS, juga uang jaga malam petugas medis.

kesalahan yang paling fatal terjadi di RSU Muyang kute kehabisan stok obat untuk perawatan pasien kenapa ini bisa terjadi apakah anggaran pengadaan obat obatan di korupsi tegas satria.

hal ini merupakan tindakan yang sangat merugikan pasien, umumnya rakyat Kabupaten bener meriah, dimana Perlindungan hak pasien yang tercantum dalam pasal 32 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, poin (d) pasien mempunyai hak dan kewajiban memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional ungkap satria darmawan ketua GMNI Bener Meriah.

sangat disayangkan kejadian ini berulang ulang terjadi terkait hal ini kami akan melaporkan pemerintah Kabupaten bener meriah ke Komnas HAM ini jelas tindakan melawan hukum mengabaikan hak dan kewajiban pasien tutup satria. (D23)

Komentar

Loading...