Kader Tidak Loyal Terhadap Keputusan Partai Golkar Dapat Berakibat Fatal

images (2)

TOSKOMI.COM || Banda Aceh (28/2) terkait kisruh pergantian pimpinan kursi Ketua DPRK Aceh tengah dari Fraksi partai golongan karya dewan pimpinan cabang tingkat Dua Aceh Tengah banyak menuai protes.

Protes yang di layangkan oleh anggota DPRK Aceh tengah yang juga merupakan kader partai Golkar beberapa pekan yang lalu juga mendapat respon dari Ketua Korda IV DPD I Partai Golkar Aceh.

Toskomi.com mencoba melakukan konfirmasi kepada Korda IV Golkar Aceh terkait surat keberatan kader Golkar Aceh Tengah atas keputusan DPP Golkar yang memilih Ansaruddin Naldin sebagai Ketua DPRK Aceh Tengah yang menggantikan saudara Muchsin Hasan yang maju pada pilkada 2017.

"Terima kasih atas komunikasinya, pertama: saya belum melihat surat yang diajukan oleh saudara Taqwa perihal keberatan yang bersangkutan mengenai penetapan saudara Ansaruddin Syarifuddin Naldin oleh DPP Partai Golkar sebagai Ketua DPRK Aceh Tengah menggantikan saudara Mukhsin Hasan" .tutur Hendra yang juga mantan PLAT Ketua DPD II Golkar Aceh Tengah

"Jikapun ada surat itu, seharusnya tidak bisa menunda proses paripurna penetapan Ketua DPRK yang merupakan HAK partai Golkar. Karena proses keberatan saudara Taqwa merupakan persoalan internal Partai Golkar"

"Kedua saya selaku Kader Partai, yang juga diamanahkan menjadi Ketua Korda IV DPD I Partai Golkar Aceh, tunduk dan taat terhadap keputusan DPP, DPP Partai Golkar telah menetapkan saudara Ansaruddin Syarifuddin Naldin sebagai Ketua DPRK Aceh Tengah, dan kami meminta kepada DPRK Aceh Tengah untuk bisa menghargai posisi Partai Golkar, jangan menjadikan dinamika internal partai sebagai instrumen untuk merugikan posisi Partai Golkar". ( Tulis Hendra Budian Melalui Yang Juga Caleg Legislatif Dapil V Aceh Tengah dan Bener Meriah)

Komentar

Loading...