JPU Bener Meriah Tuntut Mati Pelaku Penggeranat Mobil Dinas DPRK

rps20161015_204839_316

TOSKOMI.COM || Bener Meriah (28/2) Terdakwa kasus pelemparan Granat kedalam mobil dinas DPRK Bener Meriah dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Redelong, Bener Meriah.

Seperti diketahui pada bulan 17 September 2016 dijalan Takengen - Bireun tepat di desa Menderek Kecamatan Pintu Time Gayo terjadi pelemparan Granat kedalam mobil dinas Ketua Komisi A, Mansur Ismail.

Dua pelaku merupakan kakak beradik, Modus pelaku pelemparan granat karena ada unsur dendam dan sakit hati. Salah satu pelaku merupakan istri Muda Mansur Ismail yang di Nikahinya secara siri.

Pernikahan Mansur Ismail sempat menjadi polemik karena mencuat ke publik dan sempat di demo oleh aktivis Kabupaten Bener Meriah, karena dianggap tidak memberikan contoh yang baik sebagai pejabat publik.

Akibat pelemparan granat tersebut Istri dan anak Mansur Ismail meninggal dunia.

Persidangan dalam rangka pembacaan tuntutan ini digelar di Pengadilan Negeri Redelong Kabupaten Bener Meriah dan dijaga ketat oleh aparat keamanan, kasus Granat ini cukup mendapat perhatian dari masyarakat Kabupaten Bener Meriah. (W87)

Komentar

Loading...