Johan Makmur : Berkampanye Dari Luar Negeri Hingga Dalam Negeri

FB_IMG_1487704429872

TOSKOMI.COM || Banda Aceh (27/2) "Sebagai sahabat, saya harap saja Bang Wandi (Irwandi Yusuf) itu merealisasikan apa yang sudah disampaikan. Jangan cuma gomong-ngomong kayak yang sudah-sudah lah. Tapi itu tadi, saya mau rakyat Aceh itu bantu Bang Wandi, nggak bisa dia sendiri, nggak bisa dia cuma berdua dengan Nova membangun Aceh. Semua harus membantu, tapi dia leader-nya."

Demikian harapan Johan Habib Makmur, salah satu politisi asal Aceh yang kini aktif di partai politik Sosial Demokrat di Aarhus, Denmark, kepada portalsatu.com, Minggu, 26 Februari 2017. Johan mengaku sengaja kembali ke Aceh sejak empat bulan lalu untuk membantu Aceh bangkit. Dia juga mengaku kembali ke daerah ini untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat Aceh, agar memilih calon pemimpin yang terbaik di antara enam kandidat gubernur di Pilkada 2017.
"Nah, dari enam kandidat gubernur, saya melihat Bang Wandi lah yang terbaik," kata Johan.

Johan merupakan salah satu warga Aceh yang hijrah dari tanah air karena imbas konflik. Dia bermukim di Denmark sejak 1998 dan kini telah menjadi warga negara di negara Skandinavia tersebut. Sebagai seorang yang peduli dengan Aceh, Johan mengaku pernah mendapat amanah langsung dari Wali Nanggroe Hasan Tiro untuk tidak aktif dalam politik praktis. "Wali berpesan agar saya tidak berpolitik, tetapi fokus di pendidikan," ujarnya.

Pun demikian, Johan Habib Makmur mengaku terpanggil pulang ke Aceh di kontes Pilkada kali ini. Meski acap kali membantah terlibat dalam tim sukses Irwandi-Nova, Johan membenarkan kerap mendukung langkah-langkah politik Teungku Agam (sapaan Irwandi Yusuf) di Aceh.

"Saya hanya mengajar para relawan Irwandi-Nova untuk tidak mempengaruhi (warga Aceh), dan tidak mengajak, tapi memberikan pemahaman. Jadi saya suruh mereka selalu berpikir, apa, memilih pemimpin itu bukan karena teman, bukan saudara, bukan karena seperjuangan, tapi kita harus melihat kriteria pemimpin," katanya, menjelaskan peranannya dalam kontes Pilkada 2017 ini.

Menurut Johan, dari semua kriteria seorang pemimpin tersebut ada pada sosok Irwandi, yang juga merupakan sahabatnya. "Bukan karena sahabat saya dukung dia, tetapi saya lihat, dari keenam-enam kandidat itu, saya cuma bisa lihat dia lah yang boleh memimpin, membangun Aceh ini lebih baik dengan program-program dan visi misi dia, yang saya rasa sangat realistis dan bisa dibuat bukan nggak bisa. Tinggal saja, mau tidak rakyat Aceh membantunya," kata Johan.

Menurutnya dukungan dari masyarakat sangat diperlukan untuk membangun Aceh di masa mendatang, di bawah kepemimpinan Irwandi Yusuf. Dia juga berharap rakyat Aceh mau berubah untuk dapat maju dan berkembang.
Meskipun demikian, Johan menekankan keterlibatan dirinya di Pilkada kali ini bukan untuk membantu Irwandi Yusuf. "Tetapi untuk membantu Aceh di bawah leader Irwandi," kata Johan.

Sebagai sahabat, Johan mengaku tidak serta merta mendukung apa yang dilakukan Irwandi Yusuf, meskipun yang dikerjakan itu salah. "Kalau dia salah, kita tegur," kata Johan. ( Sumber : portal satu )

Komentar

Loading...