Yurmiza Putra (WinZa) : Ketua DPRK Aceh Tengah Tidak Perlu Orang Pintar

FB_IMG_1487909670590

TOSKOMI.COM || Aceh Tengah (24/2) Berangam tanggapan dari beberapa politisi di parlemen Aceh tengah terkait surat permohonan penundaan pelantikan ketua DPRK Aceh tengah yang dilayangkan oleh salah satu anggota dewan Aceh tengah dari Fraksi Golkar.

“Awalnya saya menyatakan diri menyimak tentang interen Partai GOLKAR yang begitu gencar di facebook, tetapi karena saudara Marjan AR membawa nama anggota legeslatif secara keseluruhan, maka saya klarifikasi agar faham dan mengerti bagaimana bapak membaca soal lalu menjawabnya sehingga memperoleh nilai dlm katagori lulus” tulis Yurmiza Putra dalam akun Facebook nya.

“Pertikaian dikubu GOLKAR tdk ada sangkut pautnya dengan pelantikan ketua DPRK Aceh Tengah karena ada aturan dan mekanisme, sisi lain karena persoalannya masih dalam gugatan maka anggota legeslatif tidak mau terlibat dalam persoalan itu, ibarat kata pepatah tidak gatal untuk apa digarut”. Beber Winza yang juga sebagai anggota dewan dari fraksi Hanura

“Persoalan ini sengaja atau tidak dipublikasikan saya kurang paham, paling tidak Bapak Marjan AR dapat mengerti keterpurukan yg terjadi di tubuh partai GOLKAR sehingga mencidrai parlemen Aceh Tengah”. Seharusnya bapak Marjan AR lebih dapat mengerti dengan penjelasan saudara Takwa Wahab mengapa beliau menggugat partainya sendiri.

Bagi kami anggota dewan siapapun menjadi Ketua DPRK no problem karena jadi ketua tidak perlu pinter cukup bebel aja udah lumayan sesuai aturan. Mhn maaf agak sombong sedikit pak Marjan AR. Cetus Winza Dalam akun FB yang menyindir salah saudara Marjan AR. (D23)

Komentar

Loading...